Perawatan Bayi Baru Lahir

DSC01949Berikut ini 10 hal yang harus Mommies lakukan saat merawat bayi yang baru lahir:

1. Bayi Baru Lahir akan Selalu Lapar

lapar adalah penyebab utama bayi menangis. Karena itu,   mommies harus menyusui bayi sesering mungkin pada  pagi, siang, sore dan malam jangan ditakar-takar harus berapa menit menyusui. Biarkan bayi menyusu hingga kenyang. Mommies tidak perlu khawatir, untuk mengetahui kapan bayi merasa kenyang ia akan melepas puting apabila ia sudah merasa cukup menyusu. Bayi yang baru lahir akan selalu merasa lapar. Rasa lapar adalah sensasi baru  baginya. Di rahim ibu  bayi  terbiasa  menerima asupan makanan terus-menerus dari plasenta, sehingga tidak pernah merasa lapar.

2. Rentan Infeksi

Bayi yang baru lahir masih sangat rentan terkena berbagai macam infeksi karena sistem kekebalan tubuhnya belum berkembang. Karena itu sebelum menyentuh atau memegang bayi dan berada didekatnya, pastikan Mommies mencuci tangan dengan sabun atau gunakan cairan sanitizer.

2. Pipis dan BAB

Bayi  baru lahir  belum kenal kapan saatnya pipis atau BAB. Tetapi  sering buang air adalah  hal yang baik, hal itu pertanda bayi cukup makan. Saat bayi pipis atau BAB, jangan tunda mengganti popoknya, agar bayi tidak menangis karena basah dan tidak nyaman.  Air seni  dan feses bayi harus sering diamati karena  bisa menjadi alat ukur kondisi kesehatan bayi, misalnya, air seni yang terlalu berwarna kuning  menandakan bayi kurang cairan. Feses bayi  yang  mendapat ASI  ekslusif lebih lunak, tidak  terlalu berbau dan berbentuk kecil-kecil seperti biji cabai. Setelah bayi pipis atau BAB, segera bersihkan alat kelaminnya.

3.  Perawatan Mata

Bayi baru lahir merasakan sensasi baru pada matanya. Ia akan menyesuaikan diri dengan keadaan di luar rahim ibunya. Terkadang mata bayi dapat terjadi infeksi karena kotoran atau pun debu di rumah. Oleh karena itu, perawatan mata yang baik sangat penting baginya. Cara merawat mata bayi adalah dengan  membersihkan kedua mata menggunakan kapas bersih yang sudah dibasahi dengan air matang. Jangan lupa perhatikan kedua mata bayi yang baru lahir, apakah ada tanda-tanda infeksi mata. Mata yang terinfeksi akan banyak kotoran, putih mata biasanya merah dan kelopak mata membengkak. Apabila ada tanda-tanda tersebut konsultasikan dengan dokter segera.

4. Perawatan Mulut

Mulut adalah organ penting bagi bayi jadi mommies harus merawatnya dengan baik. Bila pada mulut, bibir, atau lidah bayi tampak seperti bekas susu yang tebal dan sulit dibersihkan, maka bayi tersebut kena jamur mulut. Apabila ada tanda-tanda tersebut, konsultasikan dengan tenaga medis atau dokter  mommies.

5. Perawatan Kulit

Kulit bayi sangat sensitif ketika baru lahir. Berilah perawatan khusus pada kulit bayi mommies dengan menggunakan produk seperti sabun, krim, shampoo, bedak dan lotion yang sudah teruji secara klinis atau Clinical Proven Mild (CMP) dan mengandung formula hypoallergenic yang baik untuk kulit sensitif. Pada lipatan-lipatan kulit harus senantiasa di jaga agar senantiasa kering, kulit yang lembab akan mudah terkena infeksi. Apabila bayi BAK atau BAB bersihkan dengan air hangat, kemudian dilap sampe kering dengan kain bersih yang halus.

6. Perawatan Tali Pusar

Tali pusar harus senantiasa kering dan tidak berbau, Apabila tali pusat terinfeksi maka akan basah berbau dan merah meradang, bayi akan menangis bila tali pusatnya tersentuh, Perawatan tali pusat yang baik dan benar akan menghindarkan bayi dari penyakit tetanus dan radang selaput otak. Tali pusat yang sehat rata-rata akan terlepas/puput setelah bayi berumur 6-7 hari.

7.  Imunisasi dan Vitamin K1
Pastikan bahwa bayi anda sudah mendapatkan suntikan vitamin K 1dan Imunisasi Hb 0 sebelum bayi di bawa pulang dari tempat bersalin.

8.  Penggunaan Pakaian Bayi

iklim tropis di negara kita sebenarnya tidak cocok dengan pakaian bayi gaya dibuntel-buntel seperti dibedong, namun adakalanya bedong sangat dibutuhkan apabila dalam cuaca atau keadaan dingin. Pengunaan bedong pun tidak boleh terlalu ketat karena bayi akan susah bernafas dan organ-organ dalamnya akan tertekan.  Saat udara panas dan  bayi berada di ruangan non-AC,  coba cek belakang leher bayi, jika terasa panas dan lembab,  berarti dia  kegerahan. Jika demikian, singkirkan alas tidurnya dan ganti bajunya dengan yang  lebih tipis atau ringan. Pastikan  pakaian bayi terbuat dari bahan alami, seperti katun 100%,   yang  menyerap keringat, mudah dicuci dan disetrika. Apabila akan berpergian kenakan mantel atau sweater,  kaos kaki, sepatu dan topi pada bayi untuk mencegah dia  masuk angin.

9. Memandikan Bayi
Mandikan bayi di ruangan yang cukup hangat dan tak banyak angin. Mandikan bayi 2x sehari dengan mengunakan air bersih dan sabun bayi. Sabun mandi orang dewasa tak boleh dipakai oleh kulit bayi.

10. Buatlah Lingkungan yang Nyaman

Penting menciptakan lingkungan yang nyaman bagi bayi.  Usahakan lingkungan disekitar bayi tidak terlalu bising, ramai, terlalu panas (lebih dari  31 derajat Celcius),  terlalu dingin (kurang dari 20 derajat Celcius) atau terlalu sumpek.   Bayi juga bisa rewel karena silau, karena  itu pastikan cahaya lampu atau sinar matahari tidak jatuh tepat ke matanya. Lingkungan yang nyaman juga berarti bebas gigitan nyamuk dan serangga.   Tidak dianjurkan  menggunakan obat pembasmi serangga di kamar bayi karena racunnya bisa menempel di barang-barang bayi. Gunakan saja kain kelambu.

sumber ; http://www.ayahbunda.co.id & www.kesehatananak.depkes.go.id

2 thoughts on “Perawatan Bayi Baru Lahir

  1. Terkadang tiap bayi punya siklus yg berbeda2 juga dr siklus tidur, kulit dll. Contohnya dgn Kulit, ada yg mudah berkeringat ada juga yg tidak, jd jangan khawatir jikalau kulit bayi timbul semacam bintik2 merah (keringet buntet) itu disebabkan oleh keringat yg tidak kering atau lembab. Usahakan segera ganti baju bayi kita apabia sudah lembab krn keringat krn apabila dibiarkan selain menyebabkan ruam pd kulit bayi juga akan lebih mudah masuk angin.
    Solusi ruam pd kulit yaitu senantiasa mejaga keseimbangan keadaan kulit bayi dan apabila sudah kena berikan bedak gatal bayi (yg tradisional adalah tepung kanji). Semoga bermanfaat ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s