Baby Zetro Kuning :(

Setelah rawat inap pasca melahirkan selama 5 hari  dan dilakukan pemeriksaan terakhir, aku dan suamiku mendapat kabar buruk. Baby Zetro belum diperbolehkan pulang karena terkena Jaundice (Bayi Kuning). Rasanya sedih sekali ketika harus pulang ke rumah tanpa membawa bayi. Apalagi saat itu kondisiku sedang lemah dan susah bergerak ataupun jalan pasca operasi caesar.

Hasil tes darah baby Zetro ternyata menunjukan kadar Bilirubin yang tinggi yaitu 18 mg/dl yang normalnya untuk bayi yang berusia 3-5 hari itu sebesar 1,52- 11,9 mg/dl. Menurut DSA (Dokter Spesialis Anak) Zetro, bayi terkena jaundice karena kurangnya asupan ASI.  Memang sih setelah melahirkan ASI ku baru keluar di hari keempat itu pun dengan proses yang cukup menyakitkan karena harus terus dipompa paksa agar ASI bisa keluar. Menurut orang-orang sih kalo ibunya melahirkan secara caesar ASInya memang agak susah keluar tapi menurut dokter hal itu terjadi karena kurangnya perawatan dan rangsangan pada payudara selama kehamilan sehingga ASI yang seharusnya sudah keluar masih tertahan. Saat itu dengan berat hati pihak rumah sakit membantu dengan memberikan Susu Formula karena pada hari ketiga ASI ku belum keluar juga dan baby Zetro sudah mulai menguning badannya. O iya, sebelumnya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak RS karena sudah memberikan IMD dan melakukan Breast Care padaku. Tapi karena keadaan mendesak baby Zetro akhirnya harus minum susu formula. Baby Zetro disusui menggunakan pipet atau sendok, hal itu dilakukan pihak rumah sakit agar si baby tidak bingung puting nantinya kalo disusui menggunakan dot.

Baby Zetro harus menjalani Foto Terapi selama 3 x 6 jam dengan waktu istirahat selama 4 jam. Karena aku belum bisa hilir mudik ke RS jadi tidak bisa mengunjungi baby saat diberi blue light therapy.  Di rumah aku selalu melakukan perawatan payudara dengan mengkompresnya menggunakan air hangat sambil dipijat-pijat dan terus merangsang ASI keluar dengan memompa dan Alhamdulillah akhirnya keluar juga, walopun saat itu ASI yang keluar cuma 30-40 ml saja. Tapi aku ga khawatir karena selain ASI baby Zetro juga dibantu susu formula.  ASI tersebut diantarkan suami ke RS tiap 4 jam sekali dan pada hari terakhir perawatan aku memaksakan diri untuk ke RS walau perut rasanya masih sangat nyeri. Rasa sakit pun hilang ketika bisa bertemu dengan baby Zetro. Rasanya mau nangis deh kalo inget saat-saat berpisah dengan baby Zetro😦

Alhamdulillah sekarang baby Zetro dah sehat, kuningnya dah hilang karena asupan ASI yang cukup dan rajin dijemur setiap pagi. Tapi sekarang jadinya baby Zetro agak gosong deh kulitnya hehehe… semoga kejadian ini ga menimpa para mommies ya..  saat hamil dibulan-bulan akhir (delapan atau sembilan) mulailah melakukan perawatan payudara dan melakukan rangsangan agar ASI bisa cepat keluar serta tak lupa hindari stres karena stres dapat membuat ASI susah keluar. Dan selalu ingat untuk memberikan ASI ekslusif bukan yang lain paling tidak hingga bayi berusia 6 bulan.  :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s